Hukum

Kadis Kominfo Tebing Tinggi Tegaskan Tidak Terlibat OTT, Siap Klarifikasi dengan Polda Sumut

Belakangan ini, kabar mengenai Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang melibatkan pejabat Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Tebing Tinggi menjadi sorotan publik. Namun, Ghazali Rahman, selaku Kepala Dinas Kominfo Tebing Tinggi, dengan tegas menampik keterlibatannya dalam OTT tersebut. Dalam klarifikasinya, Ghazali menjelaskan bahwa kedatangannya ke Polda Sumut bukanlah untuk menjawab tuduhan OTT, melainkan untuk memenuhi undangan klarifikasi terkait masalah provider yang beroperasi di bawah naungan institusinya.

Pernyataan Resmi Kadis Kominfo

Dalam pernyataannya yang disampaikan pada Kamis (16/4/2026), Ghazali menegaskan bahwa isu OTT yang beredar adalah tidak benar. “Kami hadir di Polda Sumut untuk memberikan penjelasan mengenai posisi dan tindakan Dinas Kominfo Tebing Tinggi terhadap provider,” ujarnya. Penegasan ini menunjukkan komitmennya untuk transparansi dan akuntabilitas dalam tugasnya.

Proses Klarifikasi di Polda Sumut

Ghazali mengungkapkan bahwa kedatangannya ke Polda Sumut dilakukan secara mandiri pada Rabu (15/4/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Proses klarifikasi yang dijalani berlangsung cukup panjang, di mana ia menyelesaikan pemeriksaan pada pukul 21.00 WIB. Dalam kesempatan tersebut, Ghazali tidak sendiri. Ia didampingi oleh dua rekan kerja, yaitu Edi Saputra, Kepala Bidang Aptika, dan Krisna Martawanca, yang berperan sebagai bendahara pembayaran provider.

  • Ghazali Rahman – Kadis Kominfo
  • Edi Saputra – Kepala Bidang Aptika
  • Krisna Martawanca – Bendahara pembayaran provider

Klarifikasi dan Tindakan Lanjutan

Selama proses klarifikasi, Ghazali menyatakan bahwa hanya mereka bertiga yang dimintai keterangan oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Sumut. “Kami bertiga yang memberikan klarifikasi terkait masalah provider,” jelasnya. Ghazali juga menegaskan bahwa tidak ada pihak lain yang turut diperiksa dalam kasus ini, menambah kejelasan mengenai situasi yang sebenarnya.

Imbauan untuk Masyarakat

Di tengah maraknya informasi yang tidak akurat di media sosial, Ghazali mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh berita yang belum terverifikasi. “Saya berharap masyarakat tidak terjebak dalam berita hoaks yang mengaburkan fakta,” tegasnya. Dengan demikian, ia berharap agar publik dapat lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar.

Aktivitas Dinas Kominfo yang Berlanjut

Meski tengah menghadapi isu ini, Ghazali memastikan bahwa aktivitas di Dinas Kominfo Tebing Tinggi tetap berjalan seperti biasa. “Saya masih menjalankan tugas-tugas saya di kantor, dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak berdasar,” ungkap Ghazali. Penegasan ini mencerminkan komitmennya untuk terus melayani masyarakat tanpa terganggu oleh spekulasi yang beredar.

Peran Dinas Kominfo dalam Masyarakat

Dinas Kominfo memiliki peran penting dalam mengelola informasi dan komunikasi di masyarakat. Tugas ini mencakup penyediaan layanan informasi publik, pengelolaan infrastruktur teknologi, serta pengawasan provider yang beroperasi di Tebing Tinggi. Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan masyarakat dapat memahami bahwa Dinas Kominfo beroperasi secara profesional dan bertanggung jawab.

Rencana Tindak Lanjut

Ke depan, Ghazali berkomitmen untuk terus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas di lingkungan Dinas Kominfo. Ia berencana untuk menyusun langkah-langkah strategis dalam menjalin komunikasi yang lebih baik dengan masyarakat. “Kami akan terus berupaya untuk memberikan informasi yang akurat dan relevan kepada publik,” ujarnya.

Membangun Kepercayaan Masyarakat

Dalam rangka membangun kepercayaan masyarakat, Dinas Kominfo berencana untuk melibatkan masyarakat dalam berbagai program yang bertujuan untuk meningkatkan literasi digital. Dengan pendekatan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami fungsi dan peran Dinas Kominfo, serta ikut berpartisipasi aktif dalam pengawasan terhadap layanan yang diberikan.

  • Peningkatan literasi digital
  • Program komunikasi dua arah
  • Kegiatan sosialisasi tentang informasi publik
  • Pelatihan bagi masyarakat tentang teknologi informasi
  • Pengawasan terhadap layanan provider

Pentingnya Klarifikasi untuk Citra Publik

Klarifikasi yang dilakukan oleh Ghazali Rahman bukan hanya sekadar menjawab tuduhan, tetapi juga penting untuk menjaga citra Dinas Kominfo di mata publik. Dengan terbukanya proses klarifikasi ini, diharapkan masyarakat dapat melihat bahwa institusi ini beroperasi dengan prinsip keterbukaan dan akuntabilitas.

Menanggapi Berita Hoaks

Dalam era informasi yang cepat, berita hoaks dapat dengan mudah menyebar dan memengaruhi pandangan masyarakat. Ghazali menekankan pentingnya verifikasi informasi sebelum menyebarkannya. “Kami meminta masyarakat untuk selalu mengecek kebenaran informasi sebelum mempercayai dan menyebarkannya,” tegasnya. Hal ini penting untuk menciptakan lingkungan informasi yang sehat dan bertanggung jawab.

Kesimpulan: Langkah Menuju Transparansi

Dengan berbagai langkah dan komitmen yang disampaikan, Dinas Kominfo Tebing Tinggi di bawah kepemimpinan Ghazali Rahman berupaya untuk tidak hanya menjawab tantangan yang ada, tetapi juga untuk membangun kepercayaan masyarakat. Klarifikasi yang dilakukan merupakan bagian dari proses transparansi yang diharapkan dapat meningkatkan citra positif institusi di mata publik. Dinas Kominfo akan terus berkomitmen untuk melayani masyarakat dengan sepenuh hati dan menjalin komunikasi yang baik untuk kepentingan bersama.

Related Articles

Back to top button