
Perampokan yang terjadi usai penarikan uang di bank kerap menjadi perhatian publik, terutama bagi nasabah yang merasa rentan. Baru-baru ini, seorang warga bernama Opung Simanungkalit, yang tinggal di Jalan Galang Gang Kato, Kelurahan Cemara, Lubuk Pakam, menjadi korban dari aksi kejahatan ini setelah mengunjungi BRI Segitiga pada Kamis, 4 Juni 2026. Kejadian ini menyoroti pentingnya kewaspadaan di sekitar lokasi bank, terutama bagi mereka yang baru saja menarik uang.
Rincian Kejadian Perampokan di BRI Segitiga
Opung Simanungkalit mengalami pengalaman traumatis setelah mengambil uang sebesar Rp 1 juta dari BRI Segitiga. Sesaat setelah penarikan, ia berniat untuk berbelanja di sebuah grosir yang terletak tidak jauh dari bank tersebut. Dalam perjalanan, ia dan cucunya tiba-tiba didatangi oleh seorang pemuda yang mengaku sebagai pegawai bank BRI cabang di Kelurahan Syahmad. Pelaku tersebut mengajak korban untuk pergi ke kantor BRI cabang di Kelurahan Syahmad.
Tanpa berpikir panjang, korban mengikuti ajakan pelaku dan dibonceng dengan sepeda motor. Namun, setelah tiba di simpang dekat kantor BRI Cabang Lubuk Pakam, pelaku dengan cepat merampas tas yang dibawa Opung Simanungkalit dan melarikan diri. Dalam tas tersebut terdapat uang tunai, rekening bank, dan kartu identitas korban.






