InJourney Destination Management Tawarkan Momen Kebersamaan Lebaran di Candi yang Tak Terlupakan

Lebaran merupakan waktu yang sangat dinanti, bukan hanya sebagai perayaan keagamaan, tetapi juga sebagai kesempatan untuk berkumpul dengan keluarga dan sahabat. Untuk merayakan momen kebersamaan Lebaran yang penuh makna, InJourney Destination Management (IDM) telah menyiapkan berbagai program menarik dan pengalaman berkesan yang dapat dinikmati di sejumlah candi bersejarah di Indonesia. Dengan mengusung tema “Bersama Ciptakan Ramadan Penuh Makna”, IDM berkomitmen untuk memberikan layanan dan pengalaman wisata yang berkualitas tinggi. Melalui berbagai aktivitas yang telah dirancang, IDN berharap dapat menciptakan kenangan abadi bagi setiap pengunjung.
Penyambutan Momen Kebersamaan Lebaran
Dalam upaya menyambut lonjakan pemudik dan wisatawan pada libur Lebaran tahun ini, IDM telah melakukan persiapan menyeluruh. Corporate Secretary SVP InJourney, Yudhistira Setiawan, menekankan bahwa tujuan utama mereka adalah menjadikan setiap perjalanan wisata bukan sekadar rutinitas, melainkan pengalaman yang sarat makna. Setiap anggota tim di lapangan telah dilatih untuk memberikan pelayanan yang tulus dan penuh perhatian, dengan harapan dapat menghadirkan senyuman dan kenyamanan bagi para wisatawan.
Untuk memastikan semua aspek operasional berjalan dengan baik, IDM telah merancang berbagai aktivitas dan atraksi yang kaya akan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal. Ini menjadi daya tarik utama yang diharapkan mampu memberikan pengalaman wisata yang tidak hanya menyenangkan tetapi juga mendidik dan mengesankan.
Strategi Pelayanan Berkualitas
Langkah strategis yang diambil oleh IDM mencakup penjaminan operasional yang berkualitas tinggi dan pelayanan yang sepenuh hati. Dalam hal ini, seluruh personel diinstruksikan untuk patuh pada standar keamanan yang ketat, serta melakukan pengawasan ekstra terhadap pengelolaan kawasan pariwisata. Hal ini bertujuan agar setiap pengunjung dapat menikmati liburan dengan tenang, melalui ekosistem pariwisata yang telah terintegrasi secara menyeluruh.
Program Bersama Ciptakan Lebaran Penuh Makna
Dalam rangka merayakan Hari Raya Idulfitri 1447 H, IDM menghadirkan rangkaian program yang bertajuk “Bersama Ciptakan Lebaran Penuh Makna”. Program ini dirancang untuk menciptakan ruang di mana cerita dan pengalaman dapat mempererat ikatan kekerabatan, mengubah setiap momen kebersamaan menjadi kenangan yang tak terlupakan.
Gistang Panutur, Direktur Komersial IDM, menegaskan bahwa upaya ini didukung sepenuhnya oleh standar pengalaman pelanggan kelas dunia yang dirancang secara terpadu. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap perjalanan wisatawan berlangsung secara lancar dan memuaskan.
Ajakan untuk Berpartisipasi
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk ikut serta dalam menciptakan banyak cerita saat Lebaran di Candi,” ungkap Gistang Panutur. Ia menambahkan bahwa kenyamanan pengunjung adalah prioritas utama IDM. Dengan demikian, mereka tidak hanya menyediakan tempat wisata, tetapi juga menciptakan pelabuhan emosional bagi mereka yang merindukan makna kebersamaan yang sebenarnya.
Proyeksi Kunjungan Wisatawan
IDM memperkirakan akan ada sebanyak 356.300 wisatawan yang berkunjung ke destinasi unggulan seperti Taman Wisata Candi Borobudur, Candi Prambanan, Keraton Ratu Boko, dan Taman Mini Indonesia Indah selama periode libur Lebaran, dari tanggal 20 hingga 29 Maret 2026. Ini menunjukkan pertumbuhan jumlah wisatawan sebanyak 3–5 persen dibandingkan tahun lalu.
Kunjungan di masing-masing destinasi diperkirakan sebagai berikut:
- Candi Borobudur: 83 ribu wisatawan
- Candi Prambanan: 129 ribu pengunjung
- Keraton Ratu Boko: 7,3 ribu wisatawan
- Taman Mini Indonesia Indah: 137.000 pengunjung
Event Budaya dan Kesenian
Selama periode ini, pertunjukan seni budaya di Teater Pentas juga diperkirakan akan menarik sekitar 4,6 ribu penonton. Selain itu, tingkat hunian The Manohara Hotel Yogyakarta diperkirakan akan mencapai sekitar 900 kamar selama masa ramai Lebaran, dari tanggal 19 hingga 27 Maret 2026.
Optimisme ini ditunjang oleh kesiapan infrastruktur dan layanan, di mana peningkatan jumlah wisatawan harus diimbangi dengan standar pelayanan yang lebih baik agar ekosistem pariwisata tetap berkelanjutan. Gistang Panutur menambahkan, “Kami melihat proyeksi ini sebagai bentuk kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan destinasi kita.”
Kenyamanan dan Keamanan Pengunjung
IDM berkomitmen untuk memberikan kenyamanan kepada pengunjung dengan memprioritaskan kaum disabilitas. Mereka menyediakan fasilitas seperti kursi roda gratis, jalur ramp untuk difabel, serta kendaraan listrik (EV) yang khusus untuk mereka. Tim kesehatan juga disiagakan untuk memberikan pertolongan jika diperlukan.
“Kami menyiapkan lebih dari 50 kendaraan listrik di Taman Mini Indonesia Indah dan kawasan Taman Wisata Candi Borobudur serta Candi Prambanan,” lanjut Gistang. Bagi wisatawan yang menggunakan LRT menuju TMII, terdapat juga layanan shuttle bus yang siap mengantar dari stasiun LRT.
Keamanan Selama Liburan
Keamanan dan keselamatan pengunjung tetap menjadi fokus utama IDM. Pada Masa Ramai Lebaran 2026, IDM akan melibatkan ratusan personel keamanan dari TNI dan Polri, serta 160 personel keamanan internal dan 17 petugas medis profesional. Tersedia juga 7 unit ambulans yang siap sedia untuk rujukan cepat ke rumah sakit terdekat jika diperlukan.
Jam Operasional dan Agenda Kegiatan
Selama Masa Ramai Lebaran 2026, masyarakat dapat berkunjung sesuai dengan jam operasional yang telah ditetapkan. Candi Borobudur buka dari pukul 06.30 hingga 16.30 WIB, Candi Prambanan dari pukul 06.00 hingga 17.00 WIB, dan Keraton Ratu Boko dari pukul 07.00 hingga 17.15 WIB. Dengan persiapan yang komprehensif ini, IDM siap menyambut wisatawan untuk merayakan hari kemenangan dalam suasana yang aman, nyaman, dan penuh kenangan.
Agenda Spesial Selama Lebaran
IDM telah menyiapkan berbagai agenda menarik untuk merayakan Lebaran di Candi, termasuk Pasar Medang yang menyajikan seni kriya, souvenir unik, serta kuliner khas dari UMKM lokal. Pasar Medang Prambanan, yang didukung oleh BTN dan sponsor lainnya, akan berlangsung dari tanggal 21 hingga 23 Maret 2026, sedangkan Pasar Medang Borobudur akan hadir dari tanggal 22 hingga 28 Maret 2026.
Selain itu, wisatawan juga dapat menikmati piknik Lebaran bersama Pelangi di Mars dari tanggal 20 hingga 26 Maret 2026, yang akan dilengkapi dengan berbagai atraksi menarik seperti balon raksasa dan karakter tiga dimensi yang menghibur.
Penghormatan dan Kepedulian Sosial
IDM juga mengajak pengunjung untuk berpartisipasi dalam sesi foto dengan latar belakang ikonik, serta akan memberikan Besek Berkat kepada 50 pengunjung terpilih di Candi Borobudur dan Candi Prambanan pada Hari Idulfitri 1447 H. Ini adalah bagian dari program sosial perusahaan #IDMImpact “Ramadan Penuh Makna”.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, IDM akan membagikan kebaikan kepada 200 anak yatim piatu dari panti asuhan di sekitar destinasi dan mendistribusikan 3.000 paket sembako untuk kebutuhan pokok masyarakat. Komitmen pemberdayaan ekonomi lokal juga diperkuat melalui keterlibatan 20 UMKM dalam Kampung Ramadan, serta partisipasi dalam program Mudik Gratis BUMN dengan menyediakan 100 kursi bus.
Berbagi Takjil dan Kegiatan Ramadhan
IDM juga akan membagikan 2.000 paket makanan berbuka (takjil) bagi warga di sekitar perusahaan, serta berbagi takjil kepada 400 jamaah di empat masjid sekitar perusahaan. Ini adalah wujud nyata dari kepedulian mereka terhadap masyarakat.
Perayaan Nyepi dan Toleransi Beragama
Selain itu, Candi Prambanan akan menjadi lokasi penyelenggaraan Tawur Agung Kesanga Tahun Baru Saka 1948. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung di lapangan Wisnu Mandala dan diperkirakan akan dihadiri oleh 30 hingga 35 ribu umat dari berbagai daerah.
Gistang Panutur menegaskan komitmen IDM untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para peserta. “Seluruh tim operasional telah disiapkan untuk menjaga ketertiban dan menghormati nilai sakralitas ibadah,” ujarnya. Tawur Agung Kesanga akan menampilkan berbagai pertunjukan budaya yang menunjukkan keragaman dan toleransi antarumat beragama.
Menjaga Kelestarian Bumi
Perayaan Hari Suci Nyepi tahun ini mengusung tema “Vasudaiva Kutumbakam: Satu Bumi, Satu Keluarga”, yang menekankan pentingnya persaudaraan universal dan tanggung jawab bersama dalam menjaga kelestarian bumi. Sebagai bentuk penghormatan, IDM akan menutup operasional Taman Wisata Candi Prambanan pada saat Hari Suci Nyepi, untuk memberikan kesempatan bagi umat Hindu yang menjalankan Catur Brata Penyepian.
Penutupan operasional akan berlangsung mulai pukul 06.00 WIB pada Kamis, 19 Maret 2026, hingga Jumat, 20 Maret 2026, pukul 06.00 WIB. Selama penutupan ini, seluruh area zona I dan II Candi Prambanan akan steril dari aktivitas pariwisata.
Dengan berbagai agenda dan persiapan yang matang, IDM berharap Candi Prambanan tetap menjadi ruang kontemplasi yang menyatukan berbagai lapisan masyarakat dalam semangat kebersamaan, serta menjaga kelestarian budaya dan harmoni sosial di sekitar candi.


